TSd7TUO5TfC6BUM8BUr0BSz0
Light Dark
Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Ambruk, Siswa Kelas 3 dan 6 Belajar dari Rumah

Atap Dua Ruang Kelas MI Miftahul Falah Ambruk, Siswa Kelas 3 dan 6 Belajar dari Rumah

Daftar Isi
×

 


Malam Minggu (1/2) jadi momen ngeri buat warga Desa Cikeas Udik, Gunung Putri. Atap dua ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah ambruk total gara-gara bangunan yang udah rapuh banget. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, langsung turun tangan memastikan penyebabnya bukan cuaca ekstrem.

Bangunan Rapuh Jadi Biang Kerok Utama Menurut Adam, kondisi bangunan yang sudah mengalami pelapukan parah di bagian atap ruang kelas 3 dan kelas 6 jadi penyebab utama ambruknya struktur tersebut. “Bangunannya sudah rapuh sehingga terjadinya pelapukan pada bagian atap ruangan kelas 3 dan kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah mengakibatkan ambruk pada dua ruangan kelas tersebut,” kata Adam, Senin (2/2). Dia tegas bilang peristiwa ini bukan karena hujan deras atau angin kencang melanda daerah tersebut.

PJJ Jadi Solusi Sementara, Police Line Dipasang Akibat insiden ini, siswa kelas 3 dan 6 terpaksa melanjutkan belajar dari rumah lewat sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). “Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem Pembelajaran jarak jauh (PJJ),” ujar dia. Untungnya, tidak ada korban luka apalagi jiwa. Material puing atap masih berserakan dan area sekitar sudah dipasang police line agar aman dari aktivitas warga.

Bangunan MI Miftahul Falah ini sekarang butuh penanganan serius dari pihak terkait supaya bisa segera diperbaiki. “Butuh penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. Material bangunan yang ambruk belum dibersihkan serta sudah dipasang Police line agar tidak ada yang beraktivitas di sekitar bangunan yang terdampak,” pungkas Adam.

Insiden ini menambah daftar panjang sekolah di Kabupaten Bogor yang mengalami ambruk dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, SMKN 1 Cileungsi, SMKN 1 Gunung Putri, plus SMAN 2 Gunung Putri juga kena musibah serupa di Kecamatan Gunung Putri.

Dari atap yang jatuh ini, sepertinya alam sedang ngingetin kita: bangunan pendidikan jangan sampai dibiarkan ngendon sampai akhirnya roboh duluan.

0Komentar