Perbaikan Jembatan Leuwiranji yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Bogor akhirnya tuntas. Sejak Minggu (1/2), jalur penghubung Rumpin–Gunung Sindur kembali bisa dilalui kendaraan. Akses ini sempat tertutup sejak awal Desember 2025 demi perawatan konstruksi demi keselamatan publik yang kahiji.
Akses Rumpin Gunung Sindur Mulai Normal
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VIII Parung, Candra Trikaya, menyampaikan bahwa jembatan sudah dibuka meski masih terbatas. ”Kendaraan seperti motor dan mini bus sudah bisa melintasi Jembatan Leuwiranji,” ungkapnya, seraya menegaskan pembukaan dilakukan dengan kehati-hatian agar struktur benar-benar siap digunakan.Penutupan sebelumnya berlangsung hingga Sabtu (31/1) karena proses perbaikan menyeluruh. Proyek ini dikerjakan penyedia jasa dengan anggaran Rp4,8 miliar. Lingkup pekerjaan mencakup beberapa poin utama berikut agar daya dukung jembatan kembali optimal dan aman digunakan masyarakat sekitar yang sabilulungan.
-
Penggantian baut pengikat konstruksi
-
Pemasangan palang beton penyangga
-
Hamparan lempeng baja pada struktur utama
Uji Kekuatan Dilakukan Bertahap
Menurut Candra, pembukaan kembali akses dilakukan secara bertahap untuk memastikan kondisi pascaperbaikan benar-benar layak. ”Dibuka secara bertahap guna dapat memastikan kekuatan konstruksi jembatan pasca dilakukan proses perbaikan perawatan berkala,” katanya, menegaskan pendekatan teknis menjadi prioritas utama keselamatan pengguna jalan.Sementara itu, Camat Gunung Sindur Jamaludin mengaku telah meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Ia memastikan jembatan aman dilalui walau masih terbatas. ”Memang belum dibuka secara resmi, tetapi masyarakat yang ingin melintas dipersilahkan,” ujarnya, menutup dengan optimisme bahwa infrastruktur kembali mengalirkan denyut aktivitas warga, ulah kagok, pelan tapi pasti.
0Komentar