Harga Emas Naik, Warga Bogor Berbondong-bondong ke Toko Mas


Harga emas baik itu logam mulai maupun olahan mengalami fluktuasi.  Sejak sepekan jelang Ramadan, emas olahan mengalami kenaikkan Rp10 ribu per gramnya.

Pantauan Radar Bogor di sejumlah toko emas, harga emas olahan dengan kadar emas 99 persen mengalami kenaikan. Sebelumnya harga di kisaran Rp580 ribu, tetapi hampir semua toko emas menjual Rp590 ribu.

“Sudah seminggu mengalami kenaikkan,” ujar Evilia salah satu karyawan Toko Emas London, di kawasan Suryakencana, Kota Bogor senin (29/5).

Untuk jenis emas lain diakuinya tidak mengalami kenaikan dan cenderung stabil. “Dibanding akhir tahun lalu dengan saat ini, harga emas olahan cukup tinggi,” imbuhnya.

Sebelumnya kata Evilia, emas dibanderol Rp540 ribu pergram lalu naik menjadi Rp580 ribu dan naik lagi seperti harga saat ini Rp590 hingga Rp600 ribu.

Bahkan pertengahan tahun lalu, harga emas kadar 99 persen masih di kisaran Rp475 ribu. “Jenis kadar emas lainnya juga sama, ada kenaikan harga dibandingkan akhir tahun lalu,” tuturnya.

Menurut dia, penyebab kenaikkan salah satunya biaya produksi yang semakin tinggi. Ditambah nilai tukar dollar terhadap rupiah yang tidak stabil dan situasi ekonomi saat ini.

“Untuk penjualan biasa saja. Tidak turun, tidak naik. Tapi setiap hari ada saja yang beli dan jual,” ungkapnya.

Kondisi berbeda terjadi pada emas kadar rendah atau emas muda. Karena tingginya harga emas 99 persen, masyarakat beralih ke emas muda dengan kadar 30 hingga 40 persen. Bahkan lebih dari 50 persen, yang datang ke toko baik itu membeli maupun menjual itu emas muda 30 persen.

(radar bogor/mer/c)

0 Komentar