Kronologi 4 Perampok Kuras Minimarket dan Sekap Pegawainya - Bogor Channel

Kronologi 4 Perampok Kuras Minimarket dan Sekap Pegawainya

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dimanfaatkan oleh para penjahat.

Mereka merampok sebuah minimarket di Kampung Kawakilan RT 03 RW 04, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aksi perampokan itu terjadi terhadap dua pegawai Alfamart pada hari Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 19.20 WIB.

Dua pegawai saat itu sedang berjaga dan tengah bersiap-siap menutup pintu Alfamart sesuai aturan jam operasional PSBB di Bogor.

Namun, tiba-tiba datang empat orang penjahat sambil menodongkan senjata tajam jenis clurit dan parang.

Kedua pegawai tersebut langsung dilumpuhkan dan disekap setelah perampok mengetahui lokasi brankas lalu menguras isinya.

"Iya benar (perampokan), jadi pintu sedikit terbuka dan dua pegawai ini sedang bersiap-siap untuk merapihkan laporan sales penjualan, tapi tiba-tiba datang 4 orang membawa sajam," ucap Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf ketika dihubungi Kompas.com tadi malam.

Dua pegawai itu bernama Dimas (29) dan Rita (21). Mereka masih syok, tetapi tidak terluka. Sementara empat perampok itu belum diketahui identitasnya.

Uang yang ada di brankas kasir hasil penjualan barang senilai Rp 25 juta ludes digondol perampok tersebut.

Tak hanya menggondol uang, perampok juga sempat melakukan penyekapan terhadap 1 pegawai kasir perempuan bernama Rita.

Hal itu diperkuat dari video yang beredar. Di video berdurasi 17 detik itu nampak seorang karyawati tak berhenti menangis setelah mencari bantuan dan berhasil diselamatkan warga.

"Kepada Rita (kasir) perampok mengambil paksa uang yang berada di dalam laci meja dan meminta pegawai lain membuka kunci brankas yang terletak di ruangan kantor," ungkap Ade.

Dalam peristiwa itu, kawanan perampok membawa kabur uang jutaan rupiah serta barang belanjaan.

"Selain mengambil uang, para pelaku juga mengambil beberapa slop rokok. Setelah melakukan aksinya pelaku langsung kabur," ujar dia.

Atas kejadian tersebut, minimarket itu mengalami kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Sumber: kompas

Bagikan info ini

Silakan tulis komentar Anda