Tindakan Tegas Pemkab Bogor Terkait Aksi Panggung Si Raja Dangdut

BAGIKAN


Bogor 1 Juli 2020 - Aksi si raja dangdut Rhoma Irama berbuntut panjang. Setelah ia menerima tawaran untuk menyanyi di sebuah hajatan, tepatnya di acara khitanan di masa PSBB transisi, ia harus siap menerima proses hukum yang berlaku.

Bupati Bogor Berlakukan Tindakan Tegas

Adapun Rhoma Irama tampil pada acara khitanan salah seorang warga dari Kecamatan Pamijahan.  Hal ini ditegaskan oleh Ade Yasin. Bupati Bogor ini meminta kepada semua pihak, terutama yang secara langsung terlibat, baik sebagai penyelenggara ataupun pengisi acara terkait untuk bersedia diproses hukum.
Tentu dia tidak asal bicara. Menurutnya, acara yang digelar itu tidak sesuai terkait peraturan dari Pemkab Bogor. Peraturan Bupati No 35 tahun 2020 tersebut mengatur tentang beragam ruang lingkup. Ruang lingkup tersebut terdiri dari level kewaspadaan daerah. Dalam hal ini terkait dengan penetapan PSBB atau pembatasan sosial berskala besar transisi.  Peraturan ini diatur secara parsial berdasarkan kewaspadaan daerah masing-masing.
Ade mengatakan bahwa pengaturan protokol kesehatan selama masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal juga melarang adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan.  Nantinya, lanjut Ade, Gugus Tugas beserta jajaran Pemkab segera menindaklanjuti hal ini. Pertama, lanjutnya adalah berupa teguran. Sedangkan proses berikutnya adalah pemanggilan. Ade berujar bahwa jika penyelenggara terbukti melanggar aturan, maka proses sesuai peraturan akan dilanjutkan.
Menurut Ade, yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor sudah sejak lama memberlakukan larangan untuk masyarakat dalam melakukan kegiatan apapun. Hal ini juga terkait dengan kegiatan sosial dan budaya, berlaku selama masa penerapan dari PSBB transisi.
Peraturan tersebut terkait dengan kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa.  Kegiatan seperti ini masih harus dilarang pada wilayah dengan tingkat infeksi Covid-19 yang tinggi. Dalam arti, daerah zona merah dalam satu kecamatan tidak memperbolehkan warga melakukan kegiatan yang memancing kerumunan.

Kecamatan Pamijahan Termasuk Zona Merah

Terkait dengan kegiatan masyarakat, dalam hal ini khitanan , tentu merupakan salah satu bentuk pelanggaran. Apalagi kecamatan Pamijahan masih masuk dalam zona merah. Peraturan untuk pembatasan kegiatan tentu juga berlaku bagi Kecamatan Pamijahan. Saat ini, kecamatan ini merupakan salah satu dari dua puluh sembilan kecamatan di Kabupaten Bogor yang berada dalam zona merah.
UU Perbup Pasal 15 berbunyi tentang penyelenggaraan dari acara-acara seperti kegiatan yang terkait dengan sosial budaya dilarang. Contohnya adalah pertemuan skala besar, workshop, kongres, seminar, bimbingan skala besar teknis atau kegiatan dengan melibatkan banyak orang  tidak diizinkan.
Lebih detail, pasal terkait menjelaskan larangan untuk kegiatan masyarakat seperti khitanan, perkawinan, takziah dan pemakaman.  Acara boleh digelar, namun apabila dihadiri kalangan yang terbatas yakni keluarga inti.
Peraturan lebih lanjut mengatur tentang adanya ijin, selama PSBB transisi. Pihak penyelenggara acara harus mendapat izin, terutama dari pejabat berwenang. Selain itu, penyelenggara memastikan bahwa protokol kesehatan sudah disiapkan.

Pemberlakuan Deteksi Dini Pasca Pelanggaran

Sesuai peraturan, pelanggar peraturan harus bersedia untuk melakukan deteksi dini. Proses ini akan pelacakan kontak hingga diberlakukan tes Covid-19 bagi warga sekampung. Nantinya, Ade akan mengagendakan tes Covid-19, terutama mereka yang datang di acara tersebut pada 28 Juni 2020.
Apa saja sanksi yang diberlakukan? Sesuai pasal 22, pelanggar harus menjalani kerja sosial. Kerja sosial tersebut berupa pembersihan sarana fasum, serta denda pada kisaran Rp 50.000 hingga Rp 50 juta.
Di tempat terpisah, AKBP Roland Ronaldy akan memeriksa Rhoma Irama. Kapolres Bogor ini segera melakukan pemeriksaan terhadap Rhoma serta beberapa pihak terkait karena hal ini termasuk dalam pelanggaran undang-undang.

Editor: Shara Nurrahmi

KOMEN

Nama

Acara,109,Artikel,58,Berita,1090,Budaya,18,Cenderamata,13,Gereja,22,Hotel,20,Kabupaten,143,Kaleidoskop,1,Kesehatan,1,Kota,244,Kriminal,62,Kuliner,70,Lalu Lintas,1,Masjid,40,Peluang Usaha,17,Pemerintah,69,Pemkot,8,Pengumuman,41,Pura Wihara Klenteng,8,Resep,3,Rumah Sakit,7,Sejarah,5,SIM Keliling,4,SPBU,9,Tips,2,Travel Agent,4,Usaha Sampingan,4,Video,13,Warga Bogor,7,Wisata,115,Wisata Alam,22,Wisata Belanja,14,Wisata Hiburan,15,Wisata Pendidikan,13,
ltr
item
Bogor Channel: Tindakan Tegas Pemkab Bogor Terkait Aksi Panggung Si Raja Dangdut
Tindakan Tegas Pemkab Bogor Terkait Aksi Panggung Si Raja Dangdut
https://1.bp.blogspot.com/-6qaUT1K9CXw/XvwVkJHKpVI/AAAAAAAAAP0/_wRk6-GSvrE0xI7RTqzlvdrmkF7fXIQuACLcBGAsYHQ/s640/37.png
https://1.bp.blogspot.com/-6qaUT1K9CXw/XvwVkJHKpVI/AAAAAAAAAP0/_wRk6-GSvrE0xI7RTqzlvdrmkF7fXIQuACLcBGAsYHQ/s72-c/37.png
Bogor Channel
https://www.bogorchannel.com/2020/07/tindakan-tegas-pemkab-bogor-terkait.html
https://www.bogorchannel.com/
https://www.bogorchannel.com/
https://www.bogorchannel.com/2020/07/tindakan-tegas-pemkab-bogor-terkait.html
true
487565626958994874
UTF-8
Memuat Semua Pos Tidak ditemukan post apa pun LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan balasan Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua REKOMENDASI UNTUK ANDA INFO ARSIP PENCARIAN SEMUA POST Tidak ditemukan post sesuai permintaan anda Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM INI DIKUNCI LANGKAH 1: Bagikan. LANGKAH 2: Klik tautan yang Anda bagikan untuk membuka kunci Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode disalin ke papan klip Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin