Suasana kegiatan Green Leadership Sekolah Hijau di SMAIT SMART YBN, Bojong Neros, Minggu siang, terasa rame ketika Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa Kota Bogor kini memproduksi sekitar 500 ton sampah setiap hari, jumlah besar yang perlu ditangani serius.
Dalam kesempatan itu, Adityawarman memberikan wawasan kepada peserta dengan tema Peran Pendidikan Sekolah Dalam Mewujudkan Kepemimpinan Generasi Lingkungan. Melalui forum yang digelar Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor ini, ia menekankan bahwa pemuda selalu menjadi kunci dalam setiap perubahan. “Kalau ada kebangkitan pasti ada pemuda,” ujarnya penuh keyakinan.
Pemuda dan Kepemimpinan Lingkungan
Menurutnya, konsep green leadership menuntut kehadiran generasi muda yang mampu memperbaiki lingkungan lewat langkah kecil namun konsisten. Ia mencontohkan kebiasaan membawa tumbler sebagai upaya mengurangi sampah plastik, sebuah kebiasaan hadé pisan yang dinilai efektif menekan peningkatan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Adityawarman juga mengingatkan pentingnya membuang sampah secara bijak. Ia menjelaskan bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat memasuki selokan dan sungai. Kondisi tersebut dapat menghambat aliran air, memicu bau tak sedap, hingga menimbulkan banjir. “Saat ini produksi sampah Kota Bogor 500 ton sehari. Kalau tidak bijak dalam membuang sampah maka Kota Bogor akan bau, becek dan banjir,” paparnya.
Edukasi, Pemilahan Sampah, dan Perubahan Kebiasaan
Ia mendorong pemuda untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah sebagai langkah sederhana namun berdampak besar. Sebagian material akan dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Langkah ini juga sejalan dengan upaya ngarobah pola hidup menjadi lebih peduli lingkungan dalam keseharian.
“Membuang sampah dalam bentuk terpilah merupakan upaya mengurangi kerusakan lingkungan,” pungkasnya saat menutup sesi diskusi. Di akhir kegiatan, Ketua DPRD Kota Bogor menyerahkan bibit pohon kepada Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor sebagai simbol komitmen bersama menjaga lingkungan, menutup acara dengan harapan yang ngahiji menuju Kota Bogor yang lebih bersih dan berkelanjutan.

0Komentar