Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor baru saja melakukan penugasan ulang anggota di seluruh sektor, seiring perubahan nomenklatur dari tipe B menjadi tipe A. Langkah ini diharapkan memaksimalkan pelayanan keselamatan masyarakat.
Kepala Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menekankan pentingnya upgrade ini. "Oleh sebab itu kita ingin memastikan bahwa pelayanan masyarakat khususnya di bidang perlindungan masyarakat dalam hal ini pemadaman kebakaran dan keselamatan itu dilakukan secara maksimal," ungkap Yudi, Kamis (08/01).
Penyebaran 410 Anggota dan Target Response Time
Penugasan ulang ini melibatkan pengumpulan seluruh anggota Damkar Kabupaten Bogor. Saat ini, mereka punya 12 sektor—11 sektor utama dan 1 pos—dengan total 410 personel yang ngotot siaga 24/7.
"Kita sekarang ini punya 12 sektor, 11 sektor 1 pos kita sebar semua dengan jumlah 410 anggota yang tersebar di 11 sektor dan 1 pos terdiri dari 107 orang anggota rescue penyelamat dan sisanya pemadam," jelas Yudi. Tahun ini, fokus utama adalah capai Standar Pelayanan Minimal dengan response time di bawah 15 menit seluruh wilayah.
"Jadi kegiatan hari ini untuk memastikan ketika sudah disebar semua sektor, paling tidak respon time kita itu yang di bawah 15 menit seluruh wilayah tercapai," tutur dia. Edukasi masyarakat, termasuk peran Red Card, jadi kunci pencegahan.
Penurunan Kebakaran dan Apresiasi dari Pemkab
Data menunjukkan progres lit: kejadian kebakaran turun dari 481 di 2024 menjadi sekitar 297 di 2025, sementara penyelamatan naik drastis ke hampir 1.900 kasus. "Artinya dari sisi pemadaman kita bisa mencegah dengan edukasi yang dilakukan termasuk peran masyarakat di Red Card. Jadi respon time target di bawah 15 menit," pungkas Yudi.
Di Apel Besar Lapangan Tegar Beriman, Sekda Ajat Rochmat Jatnika mewakili Bupati Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran Damkar.
Seperti api yang dipadamkan sebelum membesar, semangat Damkar Bogor ini bakal terus menyala terang menjaga kita semua.
0Komentar