Pemerintah Kabupaten Bogor memulai tahun 2026 dengan membentuk dua SKPD baru: Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Kedua dinas ini langsung operasional di Vivo Mall Cibinong, sebagai bagian dari penataan SOTK untuk tingkatkan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif.
Langkah ini jadi fresh start buat birokrasi Bogor yang lagi adaptasi kebutuhan zaman, apalagi dengan kompleksitas isu lahan dan kekayaan budaya yang kaya raya.
“Organisasi perangkat daerah yang benar-benar baru hanya dua, yaitu Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Selebihnya merupakan perubahan nomenklatur dan penambahan fungsi,” kata Rudy saat pengukuhan SOTK baru di Vivo Mall Cibinong, Jumat.
Fokus Dinas Baru: Atasi Masalah Lahan dan Lestarikan Budaya
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang difokuskan tangani isu pertanahan kompleks serta percepat RDTR di setiap kecamatan. “Bogor ini salah satu kabupaten yang belum memiliki RDTR secara lengkap. Maka fokus utama dinas ini adalah menuntaskan RDTR dan mengantisipasi alih fungsi lahan,” ujarnya.
Sementara Dinas Kebudayaan jadi rumah khusus kelola warisan budaya Bogor yang super beragam. “Budaya kita luar biasa banyak, dari peninggalan abad ke-5 hingga sekarang. Ini perlu rumah sendiri agar pengelolaannya lebih maksimal,” kata Rudy dengan antusias.
Penyesuaian Lain dan Strategi Kantor di Mall
Selain dua dinas baru, ada perubahan nomenklatur seperti Badan Penelitian jadi Bapperida, tambah bidang penyelamatan di Dinas Pemadam Kebakaran, serta penyesuaian di Dinas Sosial dan empat RSUD.
Penempatan di Vivo Mall dukung investasi sekaligus hidupkan mall. “Vivo Mall sudah berinvestasi dan membangun, tetapi operasionalnya belum maksimal. Maka dua OPD dan satu UPT kami operasikan di sini agar pelayanan masyarakat berjalan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas mal,” ujarnya.
Ini sejalan konsep work from mall arahan pusat, dengan infrastruktur yang Insya Allah segera rampung.
Bogor 2026 terasa lebih vibrant dengan birokrasi yang nggak cuma di kantor biasa, tapi nyatu sama denyut nadi masyarakat di mall—siap-siap urus administrasi sambil window shopping, dong!
0Komentar