TSd7TUO5TfC6BUM8BUr0BSz0
Light Dark
Warga Jonggol Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Cipamingkis, Sandal Jadi Petunjuk Terakhir

Warga Jonggol Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Cipamingkis, Sandal Jadi Petunjuk Terakhir

Daftar Isi
×

 


Seorang warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, bernama Odih dilaporkan hilang di aliran Sungai Cipamingkis. Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa (3/2) di titik awal Jembatan Cipaeh, Kampung Mengker. Dugaan kuat mengarah ke kemungkinan tenggelam saat korban sedang mencari besi bekas, aktivitas rutin yang biasa dilakukannya.

Camat Jonggol Andri Rahman langsung mengonfirmasi laporan tersebut. Menurut keterangan keluarga, Odih biasanya sudah pulang paling lambat pukul 12.00 WIB. “Sampai dengan malam hari korban tidak kembali ke rumahnya,” ujarnya, Selasa (3/2). Situasi makin mencurigakan setelah warga menemukan sepasang sandal miliknya tergeletak di bibir sungai.

Upaya pencarian langsung digeber tim gabungan. Andri menjelaskan langkah awal meliputi pencarian korban, pengumpulan saksi, serta verifikasi data dan lokasi kejadian. Sayangnya, operasi malam hari terkendala kondisi gelap gulita yang bikin tim susah bergerak leluasa.

Tim Gabungan Bergerak Cepat Meski Terkendala Gelap

Lokasi pencarian sudah dipenuhi berbagai unsur. Ada TRC BPBD, Kencana, FPRB, Destana, muspika, unsur desa, relawan, plus masyarakat sekitar yang ikut turun tangan. Semua bahu-membahu, tapi faktor malam hari plus arus sungai yang deras membuat proses lumayan challenging.

Kronologi dari Pagi Hingga Sandal Ditemukan

Ketua RT Kampung Kukun, Siti Aisyah (52), menceritakan detailnya. Pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Odih berpamitan sambil menyerahkan Rp150 ribu kepada istrinya. “Pagi-pagi dia ngasih uang ke istrinya, berpakaian hanya pakai celana jeans pendek tanpa baju, lalu pergi. Istrinya sempat bilang jangan ke mana-mana,” tuturnya, Rabu (4/2/2026).

Istri korban awalnya mengira suaminya cuma akan mengangkut batu atau nyari barang bekas seperti biasa. Tapi sampai waktu salat Zuhur lewat, Odih tak kunjung muncul. Kekhawatiran memuncak sore hari. Keponakan bernama Munawir Sajali mulai menyisir area sungai, dan akhirnya sepasang sandal ditemukan di bantaran—langsung diakui keluarga sebagai milik Odih.

Hingga kini pencarian masih berlanjut, meski harapan tipis-tipis di tengah arus deras dan malam yang bikin ciut. Semoga Odih segera ditemukan dalam keadaan selamat, sebelum cerita ini berubah jadi pelajaran pahit buat kita semua yang sering meremehkan kekuatan alam.

0Komentar