TSd7TUO5TfC6BUM8BUr0BSz0
Light Dark
Penipuan Tarif Tunai di SPBU Cileungsi Terbongkar, Pelaku Gunakan Bukti Transfer Palsu hingga 10 Kali

Penipuan Tarif Tunai di SPBU Cileungsi Terbongkar, Pelaku Gunakan Bukti Transfer Palsu hingga 10 Kali

Daftar Isi
×


Kasus penipuan tarif tunai di SPBU Cileungsi akhirnya terungkap setelah polisi menangkap seorang pria yang diduga berulang kali menjalankan aksi serupa di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Modus yang digunakan terbilang sederhana, tetapi cukup membuat petugas lengah karena memanfaatkan transaksi digital yang tampak meyakinkan.

Pelaku datang ke SPBU layaknya pelanggan biasa yang hendak mengisi bahan bakar kendaraan. Setelah proses pengisian selesai, ia kemudian meminta layanan tarik tunai kepada petugas. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menunjukkan bukti transfer yang ternyata tidak sesuai dengan transaksi sebenarnya.

Modus Bukti Transfer Palsu yang Berulang

Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga mengandalkan bukti transfer palsu sebagai alat untuk mendapatkan uang tunai dari petugas SPBU. Sekilas, dokumen transaksi yang ditunjukkan terlihat sah sehingga tidak langsung menimbulkan kecurigaan. Situasi ini membuat modus tersebut sempat berjalan mulus selama beberapa waktu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penipuan tersebut tidak dilakukan hanya sekali. Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, pelaku tercatat telah melakukan tindakan serupa hingga 10 kali. Frekuensi yang cukup tinggi ini menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan celah pengawasan dalam proses layanan tarik tunai di lokasi tersebut.

Polisi Lakukan Penindakan

Setelah serangkaian laporan dan penyelidikan, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Penangkapan tersebut sekaligus menghentikan rangkaian aksi yang telah berulang kali merugikan pihak SPBU. Kasus ini kini ditangani lebih lanjut untuk mengungkap seluruh detail serta kemungkinan adanya korban lain.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha maupun petugas layanan transaksi agar lebih teliti dalam memverifikasi pembayaran digital. Di era transaksi serba cepat, kewaspadaan tetap menjadi kunci agar tidak mudah terkecoh oleh modus yang terlihat valid padahal ternyata zonk.

0Komentar