Deklarasi STM/SMK Kota Bogor menjadi sorotan positif dalam upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Semangat persatuan ditunjukkan para alumni dan pelajar STM/SMK se-Kota Bogor melalui deklarasi bertema “Mewujudkan Pelajar Cerdas, Berprestasi, Berkarakter dan Peduli Kamtibmas” yang digelar pada Kamis (2/7). Suasananya terasa sareundeuk saigel dan penuh optimisme.
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi ruang konsolidasi antara alumni, pelajar, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya jelas, yakni memperkuat sinergi demi menciptakan lingkungan pendidikan yang damai, tertib, aman, serta terbebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang selama ini menjadi perhatian bersama.
Ketua Ikatan Alumni dan Pelajar STM/SMK se-Kota Bogor, Bob Eko Sukarta, menjelaskan bahwa deklarasi ini lahir dari kebutuhan nyata untuk memperkuat karakter generasi muda. Menurutnya, sekolah kejuruan harus menjadi tempat lahirnya talenta unggul sekaligus ruang pembentukan nilai sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Komitmen Bersama Menolak Kekerasan dan Penyimpangan
Deklarasi yang diawali dengan pembacaan basmalah tersebut diikuti dengan pernyataan sikap bersama dari seluruh peserta. Mereka menegaskan penolakan terhadap tawuran, kekerasan, aksi anarkis, penyalahgunaan narkotika, minuman keras, hingga berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan pelajar dan generasi muda Kota Bogor.
Selain itu, para peserta juga menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, solidaritas, dan persatuan tanpa memandang asal sekolah maupun latar belakang masing-masing. Pesan yang dibangun cukup sederhana namun kuat, bahwa perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan, melainkan modal sosial untuk bergerak bersama membangun kota.
Bob Eko Sukarta menegaskan bahwa keberagaman justru harus menjadi kekuatan dalam menciptakan kemajuan Kota Bogor. Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial, para pelajar diharapkan mampu menunjukkan identitas sebagai generasi produktif, kreatif, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Pelajar Didorong Bijak Bermedia Sosial dan Menjaga Kamtibmas
Deklarasi tersebut juga menyoroti pentingnya pendidikan, kedisiplinan, prestasi, dan pengembangan kompetensi sebagai bekal menghadapi masa depan. Para pelajar didorong memanfaatkan media sosial secara bijaksana serta menolak hoaks, ujaran kebencian, provokasi, dan berbagai konten negatif yang berpotensi memicu konflik sosial.
“Melalui deklarasi tersebut, para peserta juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, serta siap bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Bogor,” ujarnya.
Bob Eko Sukarta menambahkan bahwa deklarasi ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan simbolik semata. Menurutnya, seluruh alumni dan pelajar harus mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan energi positif, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dapat menjadi benteng utama menghadapi berbagai tantangan sosial.
“Melalui deklarasi ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pelajar harus menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, menjunjung tinggi persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Tawuran, narkoba, bullying dan kekerasan tidak boleh lagi menjadi bagian dari kehidupan pelajar Kota Bogor,” tegasnya.
Dalam seruan bersama, seluruh peserta juga mengajak pelajar STM/SMK se-Kota Bogor untuk meninggalkan budaya kekerasan dan permusuhan. Sebagai gantinya, mereka mendorong tumbuhnya semangat belajar, berkarya, berprestasi, saling menghormati, serta mempererat persaudaraan antarpelajar yang selama ini kadang tergerus oleh rivalitas yang tidak sehat.
Deklarasi kemudian ditutup dengan pembacaan ikrar bersama yang menggema di lokasi kegiatan sebagai simbol komitmen kolektif seluruh peserta terhadap masa depan pendidikan dan keamanan lingkungan di Kota Bogor. Momen tersebut terasa begitu kuat dan menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
“Kami Bersatu, Kami Berkarya, Kami Berprestasi. Stop Tawuran! Tolak Narkoba! Lawan Bullying dan Kekerasan! Jaga Persaudaraan! Jaga Kamtibmas! Demi Kota Bogor yang Aman, Maju, Bermartabat, dan Indonesia Emas 2045.”
Di akhir kegiatan, harapan besar pun disematkan agar deklarasi ini melahirkan gerakan berkelanjutan dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat persatuan antarpelajar, serta menjadikan Kota Bogor sebagai contoh budaya pendidikan positif yang kece pisan menuju Indonesia Emas 2045—karena masa depan yang hebat selalu dimulai dari keberanian memilih jalan yang benar hari ini.

0Komentar