Peluang Usaha Minuman Jus Buah - Bogor Channel

Peluang Usaha Minuman Jus Buah

Usaha minuman jus termasuk jenis usaha yang sudah sangat menjamur. Berbeda dengan 5 -10 tahun lalu, persaingan dalam penjualan minuman jus belum sepadat sekarang. Boleh saya bilang peluang usaha minuman jus buah segar sudah mendekati titik jenuh.

Eits…jangan salah!!! Bukan jenuh pada penjualannya, soalnya kalau minat pasar sih kayaknya masih tinggi. Saya saja doyan banget sama jus, Anda juga iya kan? Jadi dari sisi pasar sih kayaknya memang gak akan jenuh deh…

Tapi meski minat pasar pada produk jus masih sangat tinggi, Anda tetap tidak bisa leluasa menjalankan usaha kalau peta persaingan sudah sangat ketat. Peluang usaha minuman jus buah segar juga tetap bisa jenuh kan?

Tapi tidak setiap kawasan sudah menuju kejenuhan untuk peluang usaha minuman jus buah segar. Anda bisa mengamati kawasan di sekitar Anda. Bisa jadi kawasan ini masih memiliki peluang usaha minuman jus buah segar yang cukup potensial.

Tapi… apa kriteria dari sebuah lokasi masih memiliki cukup peluang usaha minuman jus buah segar?

Hmm…mungkin beberapa pedoman peluang usaha jus buah berikut ini bisa membantu Anda dalam melihat kriteria tersebut.

    Jarang penjaja
    Ini sih cara paling klasik, coba Anda berkeliling di kawasan ramai pengunjung. Coba Anda amati sepadat apa booth penjualan minuman di kawasan tersebut. Bukan hanya jus lho…tapi minuman segar sejenis. Bagaimanapun mereka juga pesaing Anda, meski dengan produk yang berbeda. Tidak semua kawasan ramai pengunjung juga sudah dipadati penjaja minuman segar. Bila di kawasan ramai pengunjung tersebut belum berjajar panjang penjaja minuman segar, rasanya Anda bisa mencoba ambil bagian di kawasan tersebut. Peluang usaha minuman jus buah segar di kawasan tersebut masih cukup potensial.
    Kawasan ramai dan luas
    Anda masih bisa menemukan booth minuman jus beberapa buah di sebuah kawasan pertokoan atau mall dan kesemuanya mampu meraih konsumen dengan cukup besar. Ini karena kawasan ini merupakan pusat berkumpulnya banyak orang dalam kawasan yang cukup luas. Anda bisa menjaga jarak antara booth jus satu dengan booth jus lain, sehingga seolah-olah Anda memiliki daerah kekuasaan sendiri. Konsumen biasanya hanya akan memilih penjual dengan jarak paling dekat. Selama jarak antar booth masih cukup masuk akal, peluangnya masih cukup besar.
    Ceruk baru
    Penjaja jus biasanya memilih kawasan pertokoan dalam membuka booth mereka. Coba Anda cari ceruk lain yang berbeda. Misalkan GOR (Gedung Olah Raga), Alun-alun kota, kawasan sekolah, kawasan wisata di kota Anda dan masih banyak kawasan lain yang masih bisa Anda gali. Kejelian Anda dalam memilih lokasi pada ceruk-ceruk yang belum tergarap bisa membuka peluang lebih baik.
    Kota kecil
    Bila Anda bandingkan persaingan penjaja jus di kota besar macam Jogja, Semarang atau Bandung dengan persaingan penjaja jus di kota kecil tentu saja berbeda. Kesan sebagai produk yang cenderung mahal membuat masyarakat kota kecil menghindar untuk membuka usaha jus buah segar. Padahal siapa sih yang gak ngiler sama jus buah segar? Asal Anda memasang harga yang sesuai daya beli masyarakat lokal, usaha jus masih bisa Anda kembangkan di kota tersebut. Untuk menarik minat, Anda bisa memasang papan harga besar-besar supaya pasar tau harga jus yang Anda jual lebih murah.
    Kawasan panas
    Peminat minuman jus buah segar di daerah panas biasanya lebih tinggi daripada di daerah dingin. Enak banget kan bisa menikmati segelas jus buah segar dingin di kala Anda sedang kepanasan dan kegerahan?  Itu sebabnya Anda memiliki peluang lebih besar bila Anda memilih lokasi di kawasan dengan udara panas. Meski di kawasan tersebut sudah memiliki sejumlah penjaja jus, Anda tetap bisa mencuri sebagian pasar, mungkin dengan sedikit diferensiasi dan kreativitas.


Itu tadi 5 pedoman dalam menilai tingkat potensi untuk peluang usaha minuman jus buah segar di sebuah kawasan. Kini Anda bisa mengamati sendiri apakah ada kawasan di sekitar Anda yang masih memiliki peluang yang besar.

Bagikan info ini

Silakan tulis komentar Anda