BNPB: Pengungsi Banjir-Longsor di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 21.742 Orang

Longsor di Sukajaya / Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Jakarta - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melakukan rekapitulasi data dampak banjir dan longsor di Jabodetabek dan Lebak. BNPB mencatat adanya kenaikan jumlah pengungsi di Kabupaten Bogor.

"Hari ini, Minggu 12 Januari 2020 pukul 18.00 WIB menunjukkan bertambah menjadi 21.742 jiwa di 33 titik pengungsian. Hal ini disebabkan adanya pengungsi yang belum terdata," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan pers, Minggu (12/1/2020).

Berdasarkan data dari BNPB, tercatat ada pengungsi sejumlah 15.003 jiwa di 33 titik pengungsian di Kabupaten Bogor pada hari sebelumnya. Kemudian hari ini jumlah pengungsi bertambah menjadi 21.742 jiwa.

"Rincian total pengungsi di Kabupaten Bogor adalah di Kecamatan Sukajaya 14.730 jiwa, Kecamatan Nanggung 5.310 jiwa dan Kecamatan Cigudeg 1.702 jiwa," kata Agus.

Di Jakarta Selatan, Agus menuturkan, jumlah pengungsi 664 jiwa berada di 4 titik pengungsian, antara lain di GOR Kecamatan Pancoran, Rusun Pengadegan, Madrasah Annasyatul Ilmiyah, dan Yayasan LIA.

Selain itu, wilayah yang sudah tidak ada pengungsinya adalah Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kota Bogor, dan Jakarta Timur.

"Masyarakat diimbau untuk selalu siap siaga dengan membuat rencana antisipasi bencana," ujar Agus.

Sumber: detik.com

0 Komentar