Terkuak, Kendala Utama Bendung Ciawi dan Sukamahi

BAGIKAN

Kondisi lahan di area Bendung Ciawi-Sukamahi./Foto: Rishad

Permasalahan pembebasan lahan jadi kendala utama penyelesaian pembangunan Bendung Ciawi (Cipayung) dan Bendung Sukamahi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang digagas Presiden Joko Widodo kala masih jadi Gubernur DKI Jakarta.

Hingga akhir 2019 lalu, dari total kebutuhan lahan untuk Bendung Ciawi 78,35 hektare terdiri dari 935 bidang tanah, selesay dibebaskan dan dibayar seluas 66,10 hektare dari 862 bidang atau 91,19 persen.

Sementara pada Bendung Sukamahi pada periode yang sama, dari kebutuhan lahan 46,93 hektare terdiri dari 640 bidang, baru selesai dibayar sebanyak 578 bidang dengan luas 39,04 hektare atau terealisasi 90,31 persen.

Hal itu pun dibenarkan Kepada Pusat Bendungan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Ni Made Sumiarsih. Menurutnya, pembebasan lahan ini mengganjal proses pembangunan konstruksi.

Setali tiga uang dengan di Bendungan Sukamahi. Namun, dia memastikan untuk pembebasan lahan di dua bendung ini telah mencapai 90 persen.

“Seperti masih ada sengketa kepemilikan di Desa Sukakarya dan dalam proses konsinyasi di PN Cibinong. Kita juga koordinasi dengan BPN dan untuk tanah pengganti serta permonohan ruislag kaitan wakaf masjid dan TPQ,” kata Ni Made.

Progres pekerjaan konstruksi yang terhambat akibat masalahan lahan juga dirasakan oleh Pimpinan Proyek Bendung Ciawi dari PT. Brantas Abipraya, Wima Regianto Putra.

“Kalau lahan yang bisa dikonstruksi sudah dibebaskan, baru bisa kita kerjakan, kalau belum bebas ya tidak bisa. Makanya progres kita sempat minim namun kemudian melejit. Karena lahan sudah bisa dibebaskan baru langsung konstruksi kita kerjaka,” kata Wima.

Dia juga menyinggung soal kejar target pembangunan yang dicanangkan Kementerian PUPR pada akhir 2020.

“Sedang kita bahas metode percepatannya. Karena kalau material untuk tubuh bendungan tidak bisa sembarangan. Ada proses bagaimana dengan material yang ada, tidak melepas kaidah teknis, tapi bisa kerja cepat juga,” kata Wima. (cek/pojokbogor)

Sumber: pojokbogor.com

KOMEN

Nama

Acara,109,Artikel,58,Berita,1084,Budaya,18,Cenderamata,13,Gereja,22,Hotel,20,Kabupaten,142,Kaleidoskop,1,Kesehatan,1,Kota,239,Kriminal,62,Kuliner,70,Lalu Lintas,1,Masjid,40,Peluang Usaha,17,Pemerintah,69,Pemkot,8,Pengumuman,41,Pura Wihara Klenteng,8,Resep,3,Rumah Sakit,7,Sejarah,5,SIM Keliling,4,SPBU,9,Tips,2,Travel Agent,4,Usaha Sampingan,4,Video,13,Warga Bogor,7,Wisata,115,Wisata Alam,22,Wisata Belanja,14,Wisata Hiburan,15,Wisata Pendidikan,13,
ltr
item
Bogor Channel: Terkuak, Kendala Utama Bendung Ciawi dan Sukamahi
Terkuak, Kendala Utama Bendung Ciawi dan Sukamahi
https://jabar.pojoksatu.id/wp-content/uploads/2020/01/Lahan-di-Bendung-Ciawi-Sukamahi-390x250.jpg
Bogor Channel
https://www.bogorchannel.com/2020/01/terkuak-kendala-utama-bendung-ciawi-dan.html
https://www.bogorchannel.com/
https://www.bogorchannel.com/
https://www.bogorchannel.com/2020/01/terkuak-kendala-utama-bendung-ciawi-dan.html
true
487565626958994874
UTF-8
Memuat Semua Pos Tidak ditemukan post apa pun LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan balasan Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua REKOMENDASI UNTUK ANDA INFO ARSIP PENCARIAN SEMUA POST Tidak ditemukan post sesuai permintaan anda Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM INI DIKUNCI LANGKAH 1: Bagikan. LANGKAH 2: Klik tautan yang Anda bagikan untuk membuka kunci Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode disalin ke papan klip Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin