Warga Bogor Terpaksa Mandi dan Cuci di Sungai Karena Sumur Kering - Bogor Channel

Warga Bogor Terpaksa Mandi dan Cuci di Sungai Karena Sumur Kering

Bogor, 26 Agustus 2020 - Saat ini, Indonesia telah memasuki musim kemarau yang cukup lama sehingga banyak aktivitas masyarakat terganggu. Salah satunya adalah kebutuhan sehari-hari seperti mencuci baju dan mandi. Sejumlah warga Kota Bogor terpaksa mencuci pakaian dan mandi di sepanjang sungai Cileungsi, Citeureup, Bogor Jawa Barat pada Selasa (25/8/2020). 

Meskipun sebenarnya kondisi sungai sendiri tidak begitu bagus, tapi itulah yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan airnya. Sumur yang biasanya mereka gunakan untuk mendapat air bersih sudah mengering sejak beberapa waktu lalu hingga saat ini.  

Dampak Musim Kemarau Panjang

Musim kemarau yang cukup panjang memang membuat sebagian besar masyarakat terutama di Kota Bogor kesulitan mendapatkan air bersih. Jadi, dengan terpaksa mereka menggunakan air sungai yang pastinya banyak bakteri dan kuman di dalamnya. Meskipun sebelumnya mereka sudah terbiasa dengan air sungai, tapi mereka tetap berharap bisa mendapatkan air yang layak dari sumur karena lebih bersih dan aman. 

Tapi, bagaimana lagi kondisi seperti inilah yang harus dihadapi oleh masyarakat. Beberapa waktu lagi musim kemarau akan berlalu dan masyarakat hanya perlu bersabar untuk sementara waktu hingga mendapati air sumur kembali terisi. 

Masyarakat Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Sungai

Sebenarnya, beberapa warga pun sedikit keberatan jika harus mandi dan cuci baju di sungai dalam waktu yang terlalu lama. Ditambah lagi dengan adanya pandemi ini tentu takut terjadi penularan. Bagaimana tidak jika pengguna sungai itu tak hanya satu atau dua orang saja. Melainkan semua warga yang semula menggunakan sumur namun kering karena musim kemarau ini. 

Mereka berharap agar musim penghujan segera datang agar aktivitasnya tak lagi terhambat. Sudah banyak warga yang mengeluh akan situasi saat ini. Tapi, mau bagaimana lagi jika memang musing penghujan diperkirakan akan datang beberapa bulan lagi. Sebuah keberuntungan jika memang terjadi hujan beberapa hari saja hanya untuk membiarkan sumur terisi air. 

Masyarakat Kesusahan Memenuhi Kebutuhannya

Sebenarnya, tak hanya mencuci pakaian dan mandi saja yang membutuhkan air bersih dari sumur. Sebagian besar masyarakat juga menggunakan air bersih sumur untuk memasak yang memang membutuhkan air higienis. Masyarakat sudah mulai resah jika musim kemarau akan semakin panjang dan tak kunjung turun hujan.

Sangat sulit bagi mereka di tengah pandemi harus memenuhi kebutuhan airnya menggunakan air sungai. Karena, kondisi air mengalir di sungai Cileungsi tidak begitu baik sehingga sangat mengkhawatirkan jika terus-terusan digunakan untuk berbagai kebutuhan. Hal inilah yang membuat pemerintah daerah pun tak tahu harus melakukan apa untuk warganya.

Tak Hanya Wilayah Bogor Saja

Tapi, bicara soal musim kemarau yang berkepanjangan di Indonesia tak hanya Kota Bogor saja yang mengalaminya. Beberapa wilayah pum juga terancam kekeringan, diantaranya adalah Denpasar, Cirebon, Karanganyar, Blitar, Surabaya, Maluku, NTB, dan masih banyak lagi. Dampak dari musim kemarau ini menyebar di seluruh wilayah. 

Jadi, bagaimanapun memang masyarakat hanya perlu bersabar saja untuk menunggu datangnya musim penghujan. Terdapat banyak sektor yang dirugikan, terutama pertanian yang seharusnya merawat tanaman sayur, bunga dan buah dengan air yang cukup. Sudah banyak kasus petani yang mengalami kerugian. Karena, tanamannya rusak akibat kemarau dan kurangnya pemenuhan kadar air dimana menjadi asupan terpenting agar bisa tetap bertahan hidup hingga masa panen datang. 

Editor: Shara Nurrahmi

Bagikan info ini

Silakan tulis komentar Anda