Pedagang Sembako Dirampok di Bogor, Kaki Ditembak Pelaku - Bogor Channel

Pedagang Sembako Dirampok di Bogor, Kaki Ditembak Pelaku



Seorang pengusaha sembako menjadi korban perampokan di Jalan Raya Tlajung, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/9/2020) malam.


Sebelum menggasak uang tunai puluhan juta rupiah dan puluhan bal berisi rokok, kawanan perampok sempat menembak kaki korban.


Informasi yang dihimpun, korban bersama dua anak dan istrinya mulanya hendak pulang ke rumah usai belanja rokok dengan menggunakan minibus.


Setiba di Jalan Raya Tlajung-Mercedes Benz, mobil yang dikemudikan dipepet dua pengendara sepeda motor terdiri empat orang.


Kawanan perampok itu kemudian memberhentikan mobil warna merah berplat nomor F 1121 P tersebut dan sempat terdengar teriakan histeris dari dalam mobil.


"Saya langsung samperin ke situ mau misahin antara pengemudi mobil sama empat orang yang pake dua motor," kata Suwito saksi mata, Sabtu (5/9/2020).


Saat berada di tengah kejadian tersebut, Suwito langsung ditodong senjata api oleh salah satu perampok.


"Saya pikir ribut, ternyata pas saya halangi, 'apa?, saya anggota'. Pistolnya ditodongkan ke saya," ungkapnya.


Karena diancam dengan senjata api, Suwito akhirnya memilih kembali ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian, ia mendengar suara letupan senjata api.


"Sempat dengar dua kali suara tembakan. Warga keluar semua," kata dia.


Para pelaku sempat memecahkan kaca pintu belakang mobil dan membawa dus berisi rokok serta menggasak tas berisi uang itu kemudian kabur.


Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.


Akibat kejadian tersebut, seorang bos sembako dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka tembak di bagian kaki. Sementara dua anak dan istrinya mengalami trauma akibat kejadian tersebut.


Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena membenarkan peristiwa perampokan terhadap bos sembako di Jalan Raya Tlajung, Kecamatan Gunungputri pada Jumat malam tadi.


Saat ini kasus perampokan tersebut sedang ditangani pihak Kepolisian Sektor Gunung Putri. Namun, ia belum menerima informasi berapa jumlah kerugian yang dialami korban.


"Informasi dari Pak Kapolsek sedang dalam penyelidikan," ujar Ita.


Sumber : Liputan 6


Bagikan info ini

Silakan tulis komentar Anda