Kak Agus Ridhallah kembali dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor untuk periode 2025–2030 dalam prosesi resmi pada Kamis (11/12/2025). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kwarda Jawa Barat Kak H. Herman Suryatman, menandai lanjutan kepemimpinan yang dianggap cukup berpengaruh di tingkat lokal.
Kepemimpinan Baru dan Tantangan Kebencanaan
Dalam sambutannya, Kak Herman menegaskan bahwa momen pelantikan ini menjadi bagian penting dari konsolidasi gerakan kepanduan di Jawa Barat. “Alhamdulillah saya sebagai Ketua Kwarda Jabar melantik Kepengurusan Kwarcab Kabupaten Bogor periode 2025–2030. Dan alhamdulillah pelantikan ini lancar,” ujar kak Herman, Kamis (11/12/2025).
Kak Herman juga menyinggung kondisi kebencanaan yang masih menjadi cobaan nagara, terutama di wilayah Jawa Barat. “Karena di lingkungan kita saat ini menjadi ujian bangsa kita. Di Jawa Barat, sampai bulan November bencana ini ada 1.432 kejadian, dan sebagian besar itu bencana alam banjir dan longsor,” ungkapnya. Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa peran Pramuka tetap vital dalam edukasi bencana.
Kembangkan Kader Muda dan Gugus Depan
Sementara itu, Kak Agus menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk dukungan pemerintah daerah. “Terima kasih Kakak yang sudah hadir, mulai dari ketua harian dan anggota yang hadir semua. Dalam kesempatan ini, tentunya saya menyampaikan terima kasih atas restu Pak Bupati yang telah memberikan saya kesempatan untuk memimpin kembali untuk lima tahun ke depan,” ucapnya penuh hormat.
Dalam momentum pelantikan tersebut, ia memaparkan perkembangan positif jumlah anggota Pramuka di Kabupaten Bogor. Ia menyebut bahwa peningkatan jumlah anggota sejak 2020 menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan generasi muda yang dikenal sebagai barudak pamuda dalam konteks pendidikan karakter.
“Yang jelas, PR kita banyak ke depannya. Fokus kita adalah pembinaan generasi muda usia 7 sampai dengan 25 tahun, di mana di Kabupaten Bogor ini kurang lebih ada 426 ribu peserta didik yang tercatat di kami, dan kita memiliki jumlah gugus depan yang luar biasa banyak, yaitu 5.674. Ini adalah PR buat kita, bagaimana ke depan gugus depan ini bisa aktif,” terangnya merinci.
Menegaskan arah gerak organisasi, Kak Agus membawa visi besar sesuai Asta Cita Presiden Prabowo untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Konsep itu dianggap relevan dengan nilai dasar kepramukaan yang mengedepankan kemandirian dan ketangguhan generasi muda di tingkat lokal.
“Kami tekadkan Kabupaten Bogor 50.000 Pramuka Garuda di 2030. Dan sekali lagi, apa yang kami lakukan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Ini juga sumbangsih kami ke depan menjadi para pemimpin, pengusaha, birokrat, dan sebagainya,” pungkasnya menutup sesi dengan optimisme penuh.
Dengan semangat silih asah, silih asih, silih asuh, perjalanan Pramuka Kabupaten Bogor menuju 2030 tampak semakin terarah, dan kisahnya mungkin akan terus mengalir seperti walungan yang tak pernah berhenti mencari muara.

0Komentar