| Foto: beritasatu.com |
Desa Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mendadak ramé pisan setelah warga menemukan jasad bayi perempuan mengapung di empang milik warga, Minggu siang. Temuan tragis ini sempat disangka boneka karena posisinya mengambang tenang di permukaan air, sebelum akhirnya memicu kepanikan dan laporan ke aparat setempat.
Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito, menjelaskan laporan awal diterima sekitar pukul 09.30 WIB. Seorang warga curiga melihat benda asing di kolam empang. Setelah dicek lebih dekat bersama warga lain, kecurigaan itu terbukti, dan aparat segera menuju lokasi untuk penanganan awal.
Kronologi Awal Penemuan
“Awalnya saksi melihat seperti boneka. Setelah ditelusuri, ternyata benar jasad bayi di kolam empang milik warga,” ujar Raden. Pernyataan tersebut menggambarkan suasana ulah sagawayah warga yang tak menyangka empang tenang berubah menjadi lokasi penemuan yang mengguncang emosi banyak orang di sekitar kejadian.
Saat dievakuasi, kondisi bayi diketahui masih mengenakan pakaian lengkap. Bayi tersebut memakai popok serta kaos dalam berwarna kuning. Berdasarkan identifikasi awal kepolisian, bayi berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia kandungan antara 4,5 hingga 7 bulan, memperkuat dugaan kasus pembuangan bayi.
Barang Bukti dan Penyelidikan Polisi
Di sekitar lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini. “Hasil sementara, diperkirakan bayi baru meninggal sekitar dua sampai tiga jam sebelum ditemukan,” jelasnya. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi:
-
Botol minuman bayi
-
Pakaian bayi
Hingga kini, kepolisian masih memeriksa saksi-saksi dan melengkapi bukti tambahan guna mengungkap penyebab kematian serta kemungkinan pelaku. Jasad bayi telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lanjutan, sembari publik menanti kejelasan kasus ini dengan perasaan nalangsa, berharap kebenaran segera terungkap.
0Komentar