Modus Licik yang Bikin Geram
Keenam pelaku datang pakai mobil Avanza Veloz, langsung ngaku-ngaku anggota Polres Bogor dan Polda Jabar. Mereka asyik motret dan video usaha korban, pure buat bikin takut. “Mengambil foto/video usaha korban untuk menakut-nakuti,” kata Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin, Senin (5/1/2026).
Lanjut cerita, oknum ini minta uang damai ratusan juta biar kasus nggak dilaporin. Setelah tawar-menawar ala pasar, deal di angka puluhan juta. “Meminta uang damai sebesar Rp100 juta agar korban tidak dibawa ke kantor. Terjadi negosiasi hingga sepakat di angka Rp35 juta,” lanjutnya.
Warga Gercep, Pelaku Keburu Diamankan
Situasi makin panas saat warga sekitar ngeh dan langsung kepung pelaku. Biar nggak kena amuk massa yang lagi emo, polisi cepet tanggap amanin mereka. “Untuk menghindari amuk massa, para pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg,” katanya.
AKP Budi tegas bilang, nggak ada polisi beneran terlibat di kasus pemerasan ini. “Tidak ada keterlibatan anggota Polres Bogor, mereka adalah oknum wartawan yang mengaku sebagai anggota Polres dan Polda,” pungkasnya.
Di zaman serba digital ini, jangan asal percaya kartu pers abal-abal—bisa jadi scam berkedok jurnalisme yang bikin dompet lowbat mendadak.

0Komentar