TSd7TUO5TfC6BUM8BUr0BSz0
Light Dark
Vatikan Tunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono Jadi Administrasi Apostolik Sementara Keuskupan Bogor Pasca-Pengunduran Diri Uskup Lama

Vatikan Tunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono Jadi Administrasi Apostolik Sementara Keuskupan Bogor Pasca-Pengunduran Diri Uskup Lama

Daftar Isi
×

 


Takhta Suci Vatikan resmi menunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor setelah menerima pengunduran diri Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M. Langkah ini memastikan kelancaran pelayanan gereja di wilayah Bogor yang luas. Transisi ini terasa seperti vibe rohani yang segar, di mana iman dan ketaatan jadi pondasi utama. Umat setempat langsung merespons dengan doa bersama, menunjukkan solidaritas yang kuat.

Pengunduran Diri yang Penuh Makna dari Mgr Paskalis

Dalam acara perpisahan, Monsinyur Paskalis mengutip kata-kata Rasul Paulus dari 2 Timotius 4:7: “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Ia menekankan bahwa di balik keputusan administratif, ada tangan Tuhan yang merajut rencana-Nya. Dengan sukacita batin, ia menerima ini karena ketaatan kepada Takhta Suci adalah janji yang Ia pegang teguh. Pengunduran diri ini bukan akhir, tapi transisi yang membuka bab baru penuh syukur.

Tugas Baru Mgr Christophorus di Keuskupan Bogor

Mgr Christophorus Tri Harsono menyatakan siap menjalankan kepemimpinan pastoral dan administratif Keuskupan Bogor sementara waktu, hingga Uskup definitif baru ditunjuk. Penunjukan ini bertujuan menjaga kesinambungan pelayanan gerejawi dan pendampingan pastoral bagi umat. Ia menjanjikan pendekatan yang inklusif, memastikan setiap paroki tetap mantap dalam iman. Seluruh umat diajak bersatu doa untuk masa depan gereja yang semakin kuat dan berbuah.

Pengunduran diri Mgr Paskalis jadi momen penghormatan atas dedikasi panjangnya, sementara penunjukan baru ini seperti angin segar bagi komunitas. Sejarah Keuskupan Bogor terus berkembang dengan rasa syukur dan doa umat yang setia. Ini mengingatkan kita bahwa perubahan administratif bisa jadi katalisator pertumbuhan spiritual yang lebih dalam.

Bayangkan saja, seperti plot twist dalam cerita iman yang tak terduga, di mana setiap bab baru menyimpan kejutan ilahi yang siap slay hati umat.

0Komentar