Kasus perampokan brutal terhadap pasangan lansia di Cileungsi, Kabupaten Bogor, akhirnya terungkap polisi setelah penyelidikan panjang. Aksi keji yang menimpa Samah dan Hamim pada September 2025 ini bikin geram banyak orang karena pelaku tega menganiaya korban lanjut usia sampai salah satunya mengalami gangguan pendengaran. Kini, jaringan komplotan yang terorganisir ini mulai terkuak, bro.
Barang Berharga Melayang, Termasuk Mobil dan Uang Puluhan Juta
Pelaku nggak main-main saat merampok rumah korban. Mereka kabur bawa satu unit Avanza lengkap dengan dokumennya, sepeda motor beserta surat-suratnya, plus dokumen kepemilikan mobil pikap meski mobilnya nggak diambil. Uang tunai puluhan juta rupiah juga ikut lenyap dari rumah. Kerugian materi memang gede, tapi dampak psikologis dan fisik yang dialami pasangan lansia ini jauh lebih ngejreng dan bikin miris.
Jaringan Kejahatan Luas, Sudah Beraksi di Puluhan Titik Jawa
Setelah digeledah lebih dalam oleh tim Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto, terungkap komplotan ini beranggotakan enam orang dan sudah beraksi di sekitar 50 lokasi kejadian. Wilayah operasinya meliputi Jawa Barat sampai Jawa Tengah, dengan modus serupa: nyerang rumah warga rentan pakai kekerasan. Sampai sekarang, tiga pelaku berinisial M, E, dan K sudah diamankan, sementara yang lain masih buron. Otaknya? Si M berusia 29 tahun, ditangkap di Cipendeuy, Bandung Barat.
Hasil kejahatan mereka ternyata dipakai buat ngabisin duit beli tanah, kebun, sampai vila. Polisi lagi ngejar aset-aset itu buat disita kalau terbukti dari hasil kriminal. Imbauan polisi jelas: kalau kamu atau kenalan pernah jadi korban, buruan lapor biar jaringan ini bisa dibongkar total.
Kasus ini jadi tamparan keras bahwa kejahatan terorganisir masih mengintai, tapi untungnya polisi nggak main-main ngejarnya. Semoga para pelaku sisanya cepet kebanting hukum, supaya lansia di mana pun bisa tidur nyenyak tanpa was-was malam-malam.
0Komentar