Titik api di TPA Galuga, Kabupaten Bogor, akhirnya benar-benar lenyap pada Rabu (16/9/2026). Kepala DLH Kota Bogor Rudy Mashudi memastikan area tersebut sudah aman, meski patroli gabungan tetap digelar. Situasi yang sempat bikin warga stress kini berangsur tenang dan lebih santuy dibanding hari-hari sebelumnya.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari DLH, pemadam kebakaran, BPBD, relawan, hingga Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan. Mereka terus menyisir lokasi demi memastikan tak ada sisa bara yang bisa muncul lagi. Rudy Mashudi menegaskan kondisi terkini lewat pesan singkat.
"Sampai dengan saat ini sudah tidak ditemukan titik-titik api di area TPA Galuga," kata Rudy Mashudi saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu.
Patroli Gabungan Masih Diperkuat demi Cegah Api Kembali Muncul
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengaku lega karena kondisi TPA Galuga sudah jauh lebih kondusif. Semalam, Selasa (15/9/2026), sempat ada laporan asap, tapi petugas langsung bergerak melakukan pendinginan tanpa menemukan api aktif. Langkah cepat ini membuat area tersebut kembali terkontrol.
Dedie juga menekankan pentingnya menjaga keamanan area agar agenda besar esok hari tidak terganggu. Ia menyampaikan optimisme di depan publik usai memastikan situasi di lapangan.
"Yang penting ya, kita sudah maksimalkan dan insyaallah besok untuk pelaksanaan groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 ini bisa berjalan dengan lancar dan aman," ujar Dedie di Masjid Agung Bogor, Rabu.
Asal Mula Kebakaran dan Dampaknya bagi Warga Sekitar
Kebakaran gunungan sampah di TPA Galuga sempat terjadi Senin (7/9/2026) sore. Dugaan sementara, api berasal dari lahan milik warga di sekitar TPA lalu merembet ke tumpukan sampah. Untungnya, tidak ada korban jiwa, meski kepulan asap sempat mengganggu warga di sekitar lokasi.
Sekarang, dengan titik api yang sudah benar-benar hilang dan patroli yang masih aktif, harapan besar muncul agar kawasan ini tetap stabil. Warga pun mulai bisa kembali beraktivitas tanpa khawatir asap tebal mengganggu lagi.
Semoga bara yang sempat mengamuk di TPA Galuga ini benar-benar jadi pelajaran, supaya gunungan sampah tak lagi jadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.
![]() |
| Foto Kompas Regi Pratasyah Vasudewa |

0Komentar