Kepolisian Resor Bogor lagi gaspol persiapkan skema rekayasa lalu lintas one way di Jalan Raya Puncak untuk antisipasi lonjakan kendaraan pasca-liburan. Langkah ini krusial karena akhir pekan sering jadi magnet wisatawan, bikin jalur ikonik itu rawan macet parah.
Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, bilang meski Operasi Lilin udah selesai, timnya tetap waspada. Pernyataan tersebut disampaikan Rizky pada Sabtu (3/1/2026), nunjukin komitmen polisi jaga kelancaran arus.
Sistem One Way Fleksibel untuk Dua Arah
Skema one way Puncak ini bakal diterapin secara fleksibel, baik buat kendaraan naik ke atas maupun turun ke Jakarta. Rizky tegasin bahwa rekayasa ini udah disiapin matang buat akomodasi kedua arah, hindari kepadatan yang bikin frustasi.
Peningkatan volume kendaraan diprediksi seiring kembali normalnya sekolah dan kantor mulai Senin, 5 Januari. Jadi, sistem ini jadi lifesaver buat yang mau chill di Puncak tanpa drama macet.
Puncak Arus Balik Diprediksi Minggu Besok
AKP Rizky Guntama prediksi puncak arus balik dari Puncak jatuh pada Minggu, 4 Januari. Alasannya, wisatawan yang nikmatin liburan terakhir di Sabtu-Minggu kemungkinan pulang bareng hari itu, pas sebelum aktivitas normal Senin.
Personel polisi tetap disiagakan penuh di jalur Puncak, meskipun Operasi Lilin telah berakhir. Ini nunjukin dedikasi mereka bikin perjalananmu lebih smooth.
Puncak Bogor di awal 2026 ini seperti undangan buat petualangan—tapi dengan one way polisi, macetnya yang bakal ghosting duluan, bro!
0Komentar