Desa Malasari di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tiba-tiba ngehits sebagai destinasi wisata libur Lebaran tahun ini. Berkat betonisasi jalan yang bikin mobilitas jauh lebih gampang, lonjakan pengunjung langsung terasa. Kata kunci “Desa Malasari Bogor” dan “wisata Lebaran Bogor” sekarang sering muncul di pencarian traveler yang lagi cari spot baru di kaki Gunung Halimun Salak.
Pada Senin kemarin, arus kendaraan menuju kawasan wisata Nirmala terpantau padat merayap. Kondisinya bahkan mirip Puncak saat akhir pekan biasa. Banyak wisatawan yang akhirnya bisa nyampe tanpa drama jalan rusak dan licin saat hujan deras.
Transformasi Jalan Nirmala yang Bikin Semua Berubah
Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer dulu terkenal parah banget kondisinya. Apalagi musim hujan, susah dilalui bahkan motor sekalipun. Kini setelah dibeton, perjalanan jadi jauh lebih cepat dan nyaman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto bilang pembangunan ini bagian dari upaya membuka akses wilayah terpencil sekaligus mendorong ekonomi masyarakat. “Jalan kami bangun untuk memudahkan akses masyarakat. Tapi kami juga mengingatkan, jangan sampai pembangunan ini merusak alam. Harus dijaga bersama agar tidak mendatangkan mudarat,” ujar Rudy.
Pembangunan bersumber dari APBD Kabupaten Bogor 2025 lewat realokasi anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan daerah. Skema Karya Bakti TNI bersama Kodim 0621 dan Korem 061 dipilih supaya proses lebih cepat tanpa lelang panjang.
Tahap awal fokus pengecoran beton, dilanjutkan pengaspalan dan penataan drainase secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan karena kawasan ini dekat hutan konservasi.
Pentingnya Jaga Keseimbangan Alam di Tengah Lonjakan Wisatawan
Rudy juga mengingatkan soal risiko kalau alam tidak dijaga. “Bisa dibayangkan, kalau ada yang sakit atau melahirkan di malam hari, butuh waktu lebih dari tiga jam ke rumah sakit dengan jalan rusak dan tanpa penerangan,” katanya.
Ia menekankan peran aktif masyarakat. “Jangan sampai Tuhan marah, jangan sampai alam marah. Dampaknya bisa luas kalau kita tidak jaga. Pemerintah hadir, tapi masyarakat juga harus menjaga keseimbangan,” ujarnya.
Sekarang, dengan akses yang sudah keun dan nyaman, Desa Malasari Bogor berpotensi jadi salah satu wisata Lebaran favorit baru di Jawa Barat. Tapi ingat, sangkan paraning dumadi—semua harus tetap seimbang biar keindahan alamnya awet.
Jadi, kapan rencana gas ke Malasari bareng keluarga?
0Komentar